Bintang Konsultan

Macam – Macam ISO beserta Pengertiannya

Setiap perusahaan yang ingin berkembang dan bersaing di pasar global membutuhkan standar operasional yang teruji. Salah satu langkah terpenting untuk membuktikannya adalah dengan mengantongi sertifikasi ISO. Namun, tahukah Anda bahwa ada macam – macam ISO dengan fungsi dan fokus yang berbeda-beda? Mulai dari manajemen mutu, kelestarian lingkungan, hingga keamanan data, memahami macam – macam ISO sangat penting agar Anda dapat memilih jenis sertifikasi yang paling tepat untuk kebutuhan dan legalitas bisnis Anda.

Daftar Macam – Macam ISO dan Pengertiannya untuk Perusahaan

Dalam dunia industri dan bisnis, penerapan standar internasional menjadi tolok ukur profesionalisme. Berikut adalah penjelasan mengenai macam – macam ISO yang paling umum digunakan oleh perusahaan dan badan usaha di Indonesia:

1. ISO 9001

ISO 9001 adalah sistem manajemen mutu dan merupakan persyaratan sistem manajemen yang paling populer di dunia. Sistem ini telah mengalami beberapa kali revisi dan revisi yang paling akhir adalah ISO 9001:2008. Salah satu ciri penerapan ISO 9001 adalah diterapkannya pendekatan proses. Pendekatan proses ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu. Pendekatan ini mensyaratkan organisasi untuk melakukan identifikasi, penerapan, pengelolaan dan melakukan peningkatan berkesinambung.

ISO 9001 adalah sertifikasi yang berorientasi pada layanan pelanggan dan standar manajemen mutu yang diadopsi pada tahun 2000 oleh International Organization for Standardization (ISO).
Menurut standar ini, sebuah organisasi harus menunjukkan kemampuan untuk memenuhi atau melampaui kepuasan pelanggan dalam hal fungsi produk, kualitas, dan kinerja.
Demikian pula, organisasi tersebut juga harus selalu menerapkan peraturan, standar industri, dan praktik terbaik mengenai proses produksi dan hasil.

2. ISO 14001

ISO 14001 berbeda dengan ISO 9001 yang berkaitan dengan sistem manajemen mutu perusahaan, ISO 14001 adalah standar yang menekankan pada persyaratan-persyaratan sistem manajemen lingkungan. Konsep yang dipakai dalam ISO 14001 pada prinsipnya sama dengan ISO 9001, yaitu perbaikan berkesinambungan hanya dalam ISO 14001 adalah dalam mengelola lingkungan. Perusahaan yang menerapkan ISO 14001 harus dapat melakukan identifikasi terhadap aspek-aspek dan dampak-dampak lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan atau operasi perusahaannya tersebut terhadap aspek lingkungan disekitarnya. Dalam hal ini bukan hanya pengelolaan terhadap limbah atau polusi, akan tetapi termasuk upaya-upaya kreatif untuk menghemat pemakaian energi, air dan bahan bakar tentunya.

3. ISO 22000

Perusahaan makanan atau minuman dituntut untuk lebih memperhatikan aspek-aspek kesehatan dan juga keselamatan pelanggannya sendiri, sehingga dapat meningkatkan pengendalian kontrol internalnya terutama tentunya dalam proses produksi.
ISO 22000 adalah suatu standar yang berisi persyaratan sistem manajemen keamanan pangan. Standar ini fokus terhadap pengendalian dalam sistem dan proses produksi produk makanan dan minuman tentunya. Setiap jenis produk baik berupa makanan atau minuman harus dibuatkan rencana proses dan pengendaliannya. Pada dasarnya ISO 22000 tidaklah berbeda jauh dengan ISO 9001 diatas, hal yang membedakan terdapat dalam klausul 7: perencanaan dan realisasi produk dan klausul 8: validasi, verifikasi dan perbaikan sistem.

4. ISO/IEC27001

Kemajuan dunia teknologi informasi sekarang ini atau yang lebih dikenal dengan IT (Information and Technology) telah membawa perubahan yang sangat besar dalam dunia bisnis sekarang ini. Dimulai dengan adanya penerapan internet dalam dunia bisnis misalnya website, email sampai penggunaan jejaring sosial lainnya. Perubahan ini menjadikan dikenal adanya transaksi on-line, data-data dan informasi dalam bentuk file komputer dan sebagainya. Pada tahun 2005, The International Organization for Standardization menerbitkan standar yang kenal dengan ISO/IEC 27001. ISO/IEC 27001 adalah standar sistem manajemen keamanan informasi atau dikenal juga dengan Information Security Management System (ISMS). ISO/IEC 27001 sekarang ini telah banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan yang banyak menggunakan aplikasi IT (Information and Technology) dalam kegiatan bisnisnya.

5. ISO/TS16949

ISO ini digunakan untuk perusahaan yang memproduksi jenis-jenis kendaraan bermotor berroda dua atau empat. Kendaraan bermotor diproduksi oleh perusahaan-perusahaan otomotif yang saat ini berkembang pesat di Indonesia. Dalam upaya menjaga “image” mereknya dimata pelanggan, perusahaan otomotif tersebut harus menjaga mutu produknya.
Upaya perusahaan otomotif tersebut dalam menjaga mutu produknya yaitu dengan cara salah satunya dengan menerapkan ISO/TS 16949. Pada dasarnya ISO/TS 16949 adalah Technical Specification yang dikeluarkan oleh ISO sebagai sistem manajemen mutu untuk industri otomotif. Sebagaimana jenis-jenis standar yang dikeluarkan oleh The International Organization for Standardization, ISO/TS 16949 mempunyai konsep perbaikan berkesinambungan, pengendalian terhadap rantai pasok, tindakan perbaikan dan pencegahan.

6. ISO/IEC17025

ISO/IEC 17025 adalah suatu standar yang berisi persyaratan untuk diterapkan oleh suatu lembaga pengujian atau laboratorium. Kata kunci yang dikendalikan dalam standar ini adalah kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Keberadaan standar ini sangat penting terutama untuk memastikan validitas dan akurasi hasil pengujian yang berkaitan dalam bidang kesehatan, perdagangan, produksi sampai upaya perlindungan pelanggan.
Laboratorium pengujian dan kalibrasi biasanya dituntut untuk menerapkan ISO/IEC 17025 dalam kegiatannya sampai dilakukan proses akreditasi. Akreditasi ISO/IEC 17025 terhadap suatu laboratorium pengujian atau lembaga kalibrasi akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap hasil uji atau kalibrasi yang dikeluarkannya.

7. OHSAS 18001 

OHSAS 18001 adalah suatu standard internasional untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja/perusahaan. Banyak organisasi di berbagai negara telah mengadopsi OHSAS 18001 untuk mendorong penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dengan melaksanakan prosedur yang mengharuskan organisasi secara konsisten mengidentifikasi dan mengendalikan resiko bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan di tempat kerja; serta memperbaiki kinerja dan citra perusahaan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Sertifikasi ISO  silakan hubungi Bintang Konsultan, HP/WA 082260061177, email : bintangkonsultan88@gmail.com

TELP KAMI